Kamis, 02 Juni 2016

Risin dari Biji Jarak Pagar : Senjata Biologis Yang Mematikan



Castor bean atau biji kasturi yang sering disebut sebagai jarak pagar dengan nama latin Ricinus comunis, ternyata mengandung racun yang sangat berbahaya bagi manusia. Racun yang terkandung disebut ricin yang sangat berbahaya bagi manusia. Walaupun minyak jarak digunakan sebagai bahan tambahan makanan dalam permen dan coklat. Namun demikian kita tidak pernah keracunan, karena ricin yang terkadung dalam biji jarak ketika diekstraksi untuk memperoleh minyaknya, molekul ricin tidak bercampur dengan dengan minyak sehingga terbuang sebagai hasil samping.

Jumlah 500 mikrogram (1 mikrogram = satu per sejuta gram) risin atau hanya sebesar ujung peniti sudah cukup untuk membuat manusia menemui kematiannya. Kemampuannya ini membuat risin menjadi zat bioteroris yang ditakuti. Namun di sisi lain, kemampuan potensialnya membunuh sel menjadi harapan bagi pengembangan teknik penyembuhan penyakit seperti tumor, kerusakan sumsum tulang, dan AIDS.


Risin merupakan suatu protein globular dengan bobot molekul 66 kDa (kilo dalton) tersusun atas dua buah rantai yang saling berhubungan, yaitu rantai A (32 kDa) dan rantai B (32 kDa). Kedua rantai penyusun risin adalah suatu glikoprotein, protein yang mengikat gugus karbohidrat manosa. Keduanya secara kovalen dihubungkan oleh jembatan disulfida. Ditinjau dari segi fungsinya, kedua rantai penyusun risin berbeda satu sama lain. Rantai A memiliki aktivitas toksik karena dapat menghambat sintesis protein. Sedangkan rantai B berfungsi mengikat reseptor permukaan sel yang mengandung galaktosa.

Gejala yang ditimbulkan risin cukup beragam bergantung pada jalur masuk molekul ini ke dalam tubuh. Gejala yang timbul apabila kita terpapar risin melalui jalur udara (pernafasan) adalah batuk, kesulitan bernafas, demam, mual, muntah, kulit berwarna kebiru-biruan, dan tekanan darah rendah. Penurunan tekanan darah yang sangat rendah dapat membuat kegagalan pernafasan dan menyebabkan kematian.

Terpapar risin melalui jalur pencernaan (mulut) akan mengakibatkan muntah dan diare yang disertai darah, kemungkinan lainnya, tubuh akan mengalami dehidrasi, diikuti dengan tekanan darah rendah. Gejala lainnya termasuk kejang, air seni berdarah dan dalam beberapa hari, hati, limpa, dan ginjal orang itu kemungkinan berhenti bekerja, menyebabkan kematian. Kematian dapat terjadi  dalam kurun 72 jam sejak orang keracunan risin. Bahkan kalaupun bertahan, orang bisa mengalami kegagalan organ jangka panjang dan masalah kesehatan lainnya.

Sedangkan apabila bubuk risin mengenai mata dan kulit, maka akan menimbulkan mata merah dan rasa sakit pada mata dan kulit.

Walaupun risin termasuk ke dalam kelompok protein, ia berbeda dengan protein kebanyakan, risin bukan sembarang protein karena risin adalah protein beracun. Daya racunnya sanggup membunuh manusia, hewan, dan serangga dalam beberapa jam saja. Ini menjadikan risin sebagai sumber yang potensial untuk pembuatan senjata biologis.

Risin pertama kali ditemukan oleh Stillmark pada tahun 1888 ketika sedang melakukan uji coba ekstrak biji kastroli (castrol bean) pada sel darah merah. Hasil uji cobanya saat itu menunjukkan bahwa ekstrak biji tersebut sanggup menggumpalkan sel darah merah. Pada saat itu, Stillmark tidak mengetahui ada apa di balik semua itu. Namun kini kita mengetahui bahwa yang berperan dalam penggumpalan sel darah merah tersebut adalah suatu protein enzim yang dikenal sebagai risin.
  
Daya Racun Risin (Toksisitas)

Uji coba laboratorium menggunakan hewan model menunjukkan bahwa dosis 3-5 µg (mikrogram) risin /kg berat badan (bb) apabila dihirup dalam waktu 60 jam dapat membunuh setengah dari populasi hewan coba (LD50).

Pada manusia, 500 µg risin dapat menimbulkan kematian setelah 36-72 jam. Oleh karena itu, risin dimanfaatkan oleh teroris untuk menebar ancaman. Sebagai contoh pada tahun 1978, seorang jurnalis asal Bulgaria, Georgi Markov yang tinggal di London tewas karena tusukan payung yang telah dibubuhi risin. Selain itu, bubuk risin diduga pernah digunakan pada masa perang Irak-Iran pada era tahun 1980-an.

Gejala yang ditimbulkan risin cukup beragam bergantung pada jalur masuk molekul ini ke dalam tubuh. Gejala yang timbul apabila kita terpapar risin melalui jalur udara (pernafasan) adalah batuk, kesulitan bernafas, demam, mual, muntah, kulit berwarna kebiru-biruan, dan tekanan darah rendah. Terpapar risin melalui jalur pencernaan (mulut) akan menimbulkan gejala awal seperti diarrhea, dehidrasi, tekanan darah rendah, halusinasi, dan darah dalam urin. Sedangkan apabila bubuk risin mengenai mata dan kulit, maka akan menimbulkan mata merah dan rasa sakit pada mata dan kulit.

Mekanisme Aksi Bioteroris risin

Mekanisme kerja risin dalam menghancurkan sel diawali dengan pengikatan rantai B risin kepada reseptor permukaan sel. Rantai B risin ini akan menempel pada molekul glikoprotein dan glikolipid yang merupakan senyawa penyusun membran sel. Sekitar 106 sampai 108 molekul risin dapat terikat pada setiap sel.

Selanjutnya, risin akan memasuki bagian dalam sel melalui mekanisme endositosis - peristiwa internalisasi zat asing oleh sel. Dari 106 sampai 108 molekul risin yang menempel pada permukaan sel, hanya satu molekul yang dapat masuk ke dalam sel target. Di dalam sel, rantai A dan B molekul risin akan terpisah. Rantai A yang bersifat toksik akan menginaktivasi pabrik pembuat protein, ribosom. Satu molekul risin yang masuk ke dalam sel sanggup menginaktivasi lebih dari 1.500 molekul ribosom per menit.

Lalu apa yang terjadi apabila ribosom menjadi tidak aktif? Jika saja ribosom tidak memiliki fungsi yang vital sebagai pabrik pembuat protein, tentu masalah yang ditimbulkan tidak akan terlalu besar. Tanpa adanya ribosom atau ribosom tidak aktif bekerja, maka ribuan protein yang dibutuhkan untuk kehidupan sel akan berhenti diproduksi. Dan akhirnya sel pun akan menemui ajalnya. Mekanisme aksi agen bioteroris ini dijelaskan pada gambar berikut :


Perlindungan Terhadap Bahaya Risin

Sampai saat ini, obat yang efektif untuk mengatasi keracunan akibat risin pada manusia belum ditemukan. Namun, hasil penelitian menggunakan hewan coba menunjukkan bahwa pemberian antibodi antirisin (upaya perlindungan melalui imunisasi aktif) cukup efektif dalam melawan risin yang masuk ke dalam tubuh melalui udara. Penelitian lain menunjukkan bahwa pemberian 3-5 µg zat kimia toksoid dengan atau tanpa disertai aluminum hidroksida terhadap tikus dan primata bukan manusia terbukti mampu melindungi hewan tersebut dari kematian akibat racun risin. Penelitian ini juga menyebutkan bahwa toksoid terbukti aman digunakan pada hewan model ini.

Apa yang harus kita lakukan apabila kita terkena risin? Departemen Kesehatan dan Pusat Pencegahan dan Kontrol Penyakit Amerika Serikat menyarankan beberapa tip. Pertama, segera menjauhi tempat bubuk risin disebar. Kedua, jika pakaian kita sempat terkontaminasi, secepat mungkin kita melepaskan pakaian tersebut dan membersihkan tubuh kita menggunakan sabun dan air. Apabila mata kita juga ikut terkena bubuk risin, segera kita mecuci mata dengan air minimal 10-15 menit. Selanjutnya, pakaian yang sudah terkontaminasi tadi segera dimasukkan ke dalam plastic tertutup. Upaya-upaya ini diharapkan dapat mengurangi kemungkinan kematian karena racun risin.

Risin Pun Bisa Untuk Tumor

Molekul risin ternyata tidak hanya menebar ancaman. Tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi dunia ilmu pengetahuan khususnya bidang kedokteran. Ini disebabkan oleh potensi risin yang cukup besar dalam terapi terhadap beberapa penyakit seperti tumor, kerusakan sumsum tulang, dan AIDS.

Dalam kaitannya dengan sel tumor, risin pertama kali diteliti pada tahun 1951. Untuk dapat membunuh sel target tertentu (misal sel tumor), para ahli memanfaatkan suatu molekul lain yang spesifik terhadap sel tumor tersebut. Molekul ini disebut antibodi. Antibodi dirancang sehingga hanya mengenali reseptor pada membran sel tumor. Antibodi spesifik sel tumor ini sebelumnya direaksikan dengan molekul risin atau bisa hanya mereaksikannya dengan rantai A molekul risin membentuk imunotoksin. Ketika terjadi proses endositosis, molekul risin akan ikut masuk ke dalam sel tumor. Di dalam sel ini, molekul risin diharapkan dapat berfungsi seperti saat bekerja pada sel yang sehat, yaitu menghambat produksi protein sel tumor dan akhirnya menyebabkan sel ini menjadi mati.

Selain untuk terapi tumor, molekul risin juga memiliki potensi yang cukup besar dalam aplikasi kedokteran lainnya seperti transplantasi. Uji in vitro menunjukkan, imunotoksin terbukti secara sukses dapat menghancurkan sel limfosit T yang menghalangi upaya donor sumsum tulang kepada pasien yang memiliki kerusakan sumsum tulang. Selain itu, imunotoksin anti sel T juga mampu menghancurkan sel T yang berbahaya pada penderita penyakit leukemia (tumor darah putih). Pada tahun 1995, ilmuwan bernama De la Cruz dan koleganya berhasil menunjukkan bahwa risin juga dapat digunakan untuk studi fungsi otak manusia dan ini penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan di bidang biologi syaraf. Para ahli juga sedang meneliti kemungkinan efek potensial dari risin dalam mengatasi penyakit AIDS.

Risin memang bisa mematikan bila digunakan sebagai senjata bilogis tapi risin juga mempunyai manfaat bagi kesehatan, sehingga perlu penelitian lanjutan sehingga kemanfaatannya bisa dirasakan oleh kita.


sumber: http://www.terapisehat.com/2013/04/risin-dari-biji-jarak-pagar-senjata.html

Forensic Botany, Mengungkap Kasus Lewat Jejak Tumbuhan

Forensic Botany, Mengungkap Kasus Lewat Jejak Tumbuhan

Senjata tajam, bubuk mesiu, atau luka pada tubuh korban mungkin bukti yang biasa digunakan untuk memembuktikan suatu kasus. Tapi apakah pernah terfikirkan kalau beberapa bagian dari tumbuhan bisa dijadikan bukti dari suatu kasus?

Daun, ranting, bunga, spora, polen bahkan bubuk simplisia tumbuhan bisa dijadikan bukti dari suatu kasus. Forensic botany adalah disiplin ilmu biologi yang digunakan dalam bidang penegakan hukum. 

Sub-ilmu forensic botani yang cukup dikenal adalah palinologi forensik. Palinologi forensik adalah ilmu forensik yang menggunakan spora dan polen sebagai bukti dari suatu kasus. Spora dan polen dari tumbuhan berbunga, paku, hingga jamur dapat diteliti dan dijadikan petunjuk bahkan bukti.
Tempat kejadian perkara (TKP) meninggalkan jejak yang dapat dianalisis oleh para ahli forensik. Para ahli palinologi forensik akan mengumpulkan jejak spora atau polen yang bisa menambah data penyelidikan.
Bukti forensik selain polen dan spora yang bisa digunakan adalah DNA. Ketika suatu bagian tumbuhan tidak bisa diidentifikasi melalui bentuk fisik, baik melalui mata dan mikroskop. Melalui analisis DNA para ahli forensik botani mampu memutuskan jenis spesies dan kekerabatan suatu tumbuhan yang menjadi bukti.
Beragamnya keanekragaman bunga, paku-pakuan, dan jamur di Indonesia tentu menjadi tantangan. Karena tidak mudah mengidentifikasi dan spora atau polen yang variasinya sangat melimpah. Tapi hijaunya Indonesia juga menguntungkan karena akan membantu para ahli forensik untuk mendalami suatu kasus. Tertarik untuk menjadi botanologiwan forensik?

sumber: http://www.biodiversitywarriors.org/forensic-botany-mengungkap-kasus-lewat-jejak-tumbuhan.html

Bunga Teratai Terbesar di Dunia




nilah Bunga Teratai Raksasa, Teratai Terbesar di Dunia, bunga teratai atau nimphaea adalah bunga yang tumbuh di atas permukaan air yang tenang dan juga tumbuh daiatas daunnya yang lebar. Dalam bahasa Inggris, bunga teratai dikenal dengan sebutan waterlily, sedangkan di Idonesia sering disebut dengan bunga lotus.
Bunga teratai juga memiliki beragam genus, salah satunya adalah teratai dengan nama Victoria Amazonica. Bunga teratai Victorica ini merupakan salah satu jenis bunga terbesar di dunia. Sebab, bunga ini memiliki diameter daun 150-200 cm serta mampu menahan beban seberat 12 kg. Tangkai penopangnya sepanjang 260 – 520 cm, dan tiap tanamannya terdapat 6-9 helai daun, sehingga untuk jenis tanaman ini membutuhkan tempat sekitar 6-10 meter.
Teratai Victoria sang tumbuhan raksasa ini tumbuh di perairan dangkal sungai amazon, Amerika Selatan. Bermula dari sana, kini Victoria tumbuh menyebar ke seluruh dunia termasuk ke Indonesia. Uniknya lagi, Victoria mampu menampung seorang anak di atasnya tanpa tenggelam. Hal tersebut bisa terjadi karena tumbuhan ini memang mampu menahan berat hingga 12 kg.
Teratai raksasa ini juga dikenal dengan nama Victoria Regia yang ditemukan oleh Robert H pada tahun 1836. Ia mengambil spesies tanaman ini di sungai Berbice Guyana, kemudian bedasarkan sampel spesies tersebut, Lindey mempublikasikannya dengan nama Victoria Regia. Nama tersebut diambil dari nama Ratu Inggri di tahun 1837 sebagai bentuk penghormatan mereka saat itu.
Untuk Anda yang penasaran bagaimana bentuk dari tanaman raksasa ini, berikut kami berikan beberapa gambar tumbuhan teratai terbesar di dunia:
lucu
teratai

wow
sumber: http://www.sebatasberita.com/14260/inilah-bunga-teratai-raksasa-teratai-terbesar-di-dunia/

lucu

teratai

zing

wow
unik

"Kantung Semar", Tanaman Pemakan Serangga dan Manfaatnya

(Kantung Semar / Kantong Semar) Jenis Tanaman Pemakan Serangga Serta Manfaatnya dan Khasiatnya Lengkap
habitat kantong semar, tumbuhan venus, kelelawar, kantong semar tumbuh di daerah, kantong semar kalimantan, kantong semar memakan serangga untuk, habitat kantong semar
Kantong semar jenis (Nepenthes edwardsiana)
Disebut “kantung semar / kantong semar” karena tanaman ini memang mempunyai kantung yang cukup menarik. Bentuknya aneh-aneh dengan warna yang juga tak kalah indahnya. Ada tanaman untuk dataran tinggi dan ada pula untuk dataran rendah. Satu jenistanaman hias yang pantas di perhitungkan.
Kantung semar merupakan tanaman daerah tropika dan tumbuh sebagai tanaman perambat. Kantung yang bergantungan sering terlihat di antara pepohonan yang dirambatinya. Dengan bantuan sulurnya, ia dapat menjalar ke batang pohon atau dahan yang paling dekat. Sulur ini kebanyakan bulat dan panjangnya 1 – 1½ kali panjang daunnya. Dari daun yang langsing dan pipih, sulur ini tumbuh ke bawah dan terpilin 2 – 3 kali pada pertengahannya, baru kemudian bersambung ke kantung. Putaran seperti pemintalan tali ini berguna untuk memperkuat sulur itu, karena ia merupakan tempat bergantungnya kantung.
nepenthes care, nepenthes sale, nepenthes species, carnivorous plants, nepenthes clothing, nepenthes species, nepenthes facts, nepenthes forum, nepenthes big sur
nepenthes care, nepenthes sale, nepenthes species, carnivorous plants, nepenthes clothing, nepenthes species, nepenthes facts, nepenthes forum, nepenthes big sur
Bentuk Kantung Semar yang bernama ilmiah Nepenthes itu sangat bervariasi dan bergantung pada masing-masing jenis. Jenis Nepenthes edwardsiana dan Nepenthes stenophylla, misalnya, mempunyai bentuk-bentuk kantung seperti silinder, sedang bentuk kantung Nepenthes burbidgeae dan Nepenthes rajahseperti corong. Kantungnya berbentuk seperti mangkuk yang berisi cairan dan selalu berdiri tegak. Permukaan dalamnya sangat licin dan mulutnya berliku-liku.
Di atas kantung ada tutup, yang besarnya kira-kira sama dengan mulut kantung. Permukaan bawahnya penuh dengan kelenjar madu, yang berguna untuk menarik serangga, supaya hinggap di bibir kantung. Serangga yang sudah terpikat ini biasanya terpeleset, lalu masuk ke dalam kantung, tanpa mereka sadari. Kantung itu berisi cairan yang dikeluarkan oleh kelenjar tertentu, yang ada pada dinding bagian dalam. Pada kantung yang muda (yang penutupnya belum terbuka) jumlah cairannya masih banyak, sedangkan pada kantung yang sudah tua, jumlahnya tinggal separuh saja atau kurang.
kantong semar kalimantan, kantong semar memakan serangga untuk, kantong semar tumbuh di daerah, tumbuhan venus, kelelawar
kantong semar kalimantan, kantong semar memakan serangga untuk, kantong semar tumbuh di daerah, tumbuhan venus, kelelawar
Kantong semar memakan serangga untuk apa ? Badan serangga dan binatang kecil lainnya yang sudah mati, dicerna oleh enzim pencerna yang terkandung dalam cairan itu. Enzim ini kerja seperti pepsin, yang merombak protein dari badan serangga menjadi peptida. Peptida diubah lagi menjadi asam amino, yang dapat diserap oleh kantung semar sebagai sumber Nitrogen dimana nitrogen tersebut sangat dibutuhkan oleh tanaman. Kemampuannya untuk menyerap Nitrogen dari tubuh serangga itulah, yang menyebabkan ia kemudian terkenal sebagai tanaman pemakan serangga.
1. Macam-Macam Jenis, Macam-Macam Nama
Tumbuhan ini mempunyai macam-macam sebutan nama di berbagai daerah Indonesia, sesuai dengan jenisnya. Antara lain; sosok raja mantri atau paku soro (Sunda), Gentong semar (Jawa Tengah dan Jawa Timur), Dahul-dahul, Tahul-tahul dan Sibarabuai (Batak), Katupat beruk, Kadieng hantu, Kuran-kuran, Galu-galu antu, Kanjong baruk (Kepulauan Karimata), Ketakong  (Bangka), Pasok Keumelo (Kalimantan Timur), Tempoyong (Riau) dan Tempayan setan (Maluku). Di Malaysia kantung semar disebut “Periok kera”, Periok monyet, Periok kerengga, Kencong kera, Tabong berok, Moyong, Akar karik-karik dan Kerek-kerek.
Secara umum, nama Indonesianya adalah Kantung Semar / Kantong Semar, Nepenthes berasal dari bahasa Yunani, yang mempunyai dua makna atau arti. Sebagai obat (atau penghilang rasa sakit) dan wadah untuk bahan tertentu, seperti botol obat ataupun gelas-gelasan.
manfaat khasiat tanaman kantong kantung semar, kantong semar kalimantan, kantong semar memakan serangga untuk, kantong semar tumbuh di daerah, tumbuhan venus, kelelawar
manfaat khasiat tanaman kantong kantung semar, kantong semar kalimantan, kantong semar memakan serangga untuk, kantong semar tumbuh di daerah, tumbuhan venus, kelelawar
2. Dari Dataran Rendah Sampai Puncak Gunung
Berbeda dengan anggapan dulu, Nepenthes yang tersebar luas di daerah tropik dan dapat tumbuh baik pada ketinggin 0 – 3500 meter di atas permukaan laut ini ternyata bukan tanaman hutan yang suka naungan seperti yang diduga orang. Kebanyakan lebih suka hidup di tempat terbuka, seperti di punggung bukit tepi hutan, permukaan yang berbatu, rawa-rawa atau di pucuk pohon.
Beberapa jenis malah hidup di tempat yang aneh. Nepenthes northiana, Nepenthes clipeata dan Nepenthes campanulata hidup di bukit batu kapur, sedang Nepenthes thorellii hidup di daerah berpasir. Nepenthes mirabilis hidup di tempat barair seperti rawa atau pinggir sungai, sedang Nepenthes albo-marginata dan Nepenthes reinwardtiana hidup di tepi pantai. Nepenthes ampullaria sering ditemukan di hutan rawa juga dekat pantai.
habitat kantong semar, tumbuhan venus, kelelawar, kantong semar tumbuh di daerah, kantong semar kalimantan, kantong semar memakan serangga untuk, habitat kantong semar
Dari 71 jenis kantung semar yang telah diketahui, 53 diantaranya tumbuh di wilayah Indonesia. Nepenthes tentaculata, merupakan jenis kantung semar yang ditemukan pada ketinggian 900 meter dpl. Nepenthes villosa hanya tumbuh pada tempat yang ketinggiannya antara 2.400 dan 3.200 meter dpl. Dan lebih menakjubkan lagi, Nepenthes viellardii tumbuh di rawa pada ketinggian 3.520 meter dpl di puncak Dorman, Papua Nugini / Papua New Guinea Tengah.
Di Indonesia penyebaran kantung semar cukup luas, terbukti dengan adanya nama daerah yang diberikan padanya. Mereka tersebar di Kalimantan, Sumatera, Jawa, Sulawesi, Irian dan Maluku. Tapi yang sangat menarik, tanaman Kantung semar belum pernah ditemukan di pulau kecil.

sumber:http://www.ngasih.com/2014/10/05/kantung-semar-tanaman-pemakan-serangga-dan-manfaatnya/


Tanaman-Tanaman "Karnivora" yang Mempesona

Tanaman karnivora? Maksudnya pemakan daging?
Bagi sebagian orang, mungkin pertanyaan di atas sempat terpikirkan begitu membaca judul postingan ini. Namun nyatanya, tanaman karnivora tidak memakan atau menelan bulat-bulat suatu organisme. Mula-mula tanaman ini menjebak mangsanya, memproduksi enzim untuk membantu pencernaan dan menyerap nutrisinya pasca menghancurkan korbannya. 
Di dunia ini, ada lebih dari 600 spesies tanaman karnivora. Semuanya tersebar di seluruh benua, kecuali Antartika tentunya. Adapun jebakan atau perangkap yang yang mereka lakukan memang berbeda-beda, termasuk menjerat dan menggigit. Korbannya sendiri biasanya berupa vertebrata kecil atau berbagai jenis serangga.
Lalu tanaman karnivora apa saja yang dinilai begitu memesona? Jom!
 Brocchinia Reducta
tumbuhan pemakan serangga dan keterangannya, tumbuhan pemakan daging manusia, tumbuhan pemakan manusia, tumbuhan pemakan daging, tumbuhan pemakan merugikan beban, tumbuhan pemakan serangga selain kantong semar dan venus, tumbuhan pemakan hewan
tumbuhan pemakan serangga dan keterangannya, tumbuhan pemakan daging manusia, tumbuhan pemakan manusia, tumbuhan pemakan daging, tumbuhan pemakan merugikan beban, tumbuhan pemakan serangga selain kantong semar dan venus, tumbuhan pemakan hewan
Brocchinia reducta adalah tanaman karnivora asli dari Amerika Selatan. Yang satu ini mampu menyesuaikan diri bagaimanapun lingkungannya. Untuk menangkap mangsa, ia menggunakan daunnya, yang membentuk seperti cangkir. Daunnya dilapisi pori-pori yang bisa merefleksikan cahaya ultra violet. Aromanya manis sehingga bisa menarik perhatian semut dan serangga lainnya. Begitu tergiring masuk, mereka akan tergelincir jatuh dan perlahan tenggelam dalam airnya. Dengan bantuan enzim dan bakteria tertentu, tanaman akan langsung mencernanya.
Aldrovanda Vesiculosa
tanaman pemakan serangga, tanaman pemakan daging, tanaman pemakan manusia, tanaman pemakan nyamuk, tanaman pemakan tikus, tumbuhan pemakan serangga, tumbuhan pemakan daging, tumbuhan pemakan serangga selain kantong semar dan venus, tumbuhan pemakan hewan, tumbuhan pemakan serangga digolongkan sebagai tumbuhan
tanaman pemakan serangga, tanaman pemakan daging, tanaman pemakan manusia, tanaman pemakan nyamuk, tanaman pemakan tikus, tumbuhan pemakan serangga, tumbuhan pemakan daging, tumbuhan pemakan serangga selain kantong semar dan venus, tumbuhan pemakan hewan, tumbuhan pemakan serangga digolongkan sebagai tumbuhan
Aldrovanda Vesiculosa sering dijuluki sebagai “si kincir air”. Di antara semua jenis Aldrovanda,  tanaman ini merupakan satu-satunya yang masih eksis. Penyebarannya cukup luas. Di Asia, Australia, Eropa dan Afrika. Mereka biasanya melahap invertebrata air yang kecil. Perangkapnya terdiri dari dua cuping yang melipat di bawah air. Di dalamnya terdapat bulu-bulu yang yang sensitif, yang langsung bereaksi manakala tanaman tersebut melakukan kontak dengan calon korban. Dalam waktu 20 milliseconds (seperseribu detik) saja, perangkap tersebut langsung tertutup. Pada saat itu juga proses pencernaannya dimulai.
Sarracenia
tumbuhan pemakan daging, tumbuhan pemakan serangga selain kantong semar dan venus, tumbuhan pemakan hewan, tumbuhan pemakan serangga digolongkan sebagai tumbuhan
tumbuhan pemakan daging, tumbuhan pemakan serangga selain kantong semar dan venus, tumbuhan pemakan hewan, tumbuhan pemakan serangga digolongkan sebagai tumbuhan
Ada 10 spesies tanaman karnivora dari jenis dari Sarracenia ini. Mereka terkenal dengan julukan sebagai tanaman ‘kendi’ atau kendi terompet dari Amerika Utara. Semuanya memang asli dari wilayah Amerika Utara. Untuk merayu mangsa agar masuk dalam ‘kendi’, mereka menggunakan bau, nektar dan warna. Begitu terperangkap, korban hampir mustahil bisa meloloskan diri. Selain berbulu, tabungnya begitu licin. Di dalam kendinya sendiri terdapat cairan serta enzim, yang bisa membuat korban tenggelam. Pencernaan pun dimulai.
Heliamphora
tumbuhan pemakan serangga dan keterangannya, tumbuhan pemakan daging manusia, tumbuhan pemakan manusia, tumbuhan pemakan daging, tumbuhan pemakan merugikan beban, tumbuhan pemakan serangga selain kantong semar dan venus, tumbuhan pemakan hewan, tumbuhan memakan merugikan
Jenis Heliamphora memiliki 23 spesies tanaman karnivora. Semuanya berasal dari Amerika Selatan. Tanaman memiliki julukan sebagai tanaman ‘kendi’ matahari. Untuk menjebak korbannya, yang satu ini menggunakan jerat. Mereka membunuh korban dengan bantuan bakteria, serta membantu proses pencernaannya. Daun-daunnya berbentuk seperti tabung berisi air. Ketika mangsanya terjerembab, tanaman langsung mencernanya. Sebagian besar mangsa mereka berupa semut. Kecuali satu spesies yang bernama Heliamphora tatei. Yang satu ini memiliki enzim tertentu yang memungkinkan dia menjerat serangga terbang.
Pinguicula
tumbuhan pemakan manusia, tumbuhan pemakan daging, tumbuhan pemakan merugikan beban, tumbuhan pemakan serangga selain kantong semar dan venus, tumbuhan pemakan hewan, tumbuhan memakan merugikan
tumbuhan pemakan manusia, tumbuhan pemakan daging, tumbuhan pemakan merugikan beban, tumbuhan pemakan serangga selain kantong semar dan venus, tumbuhan pemakan hewan, tumbuhan memakan merugikan
Nama lain dari Pinguicula ini yaitu Butterworts. Ia merupakan genus yang memiliki sekitar 80 spesies. Tanaman-tanaman ini biasanya ditemukan di Asia, Amerika dan Eropa. Mekanisme penjebakan mangsanya dengan memanfaatkan dua kelenjar yang ada di dalam daunnya. Yang satu bernama peduncular gland,semacam getah berisi enzim pencernaan yang membentuk droplet di permukaan daunnya. Droplet inilah yang akan menjadi daya tarik korban. Kelenjar akan terus memperbanyak produksi getahnya, sampai bisa menutup mangsanya. Hal itu membuat kelenjar kedua, yang bernama sessile gland, muncul dan memproduksi enzim yang siap-siap meremukkan komponen serangga malang tersebut.

sumber:http://www.ngasih.com/2015/08/17/10-jenis-tanaman-pemakan-daging-karnivora-dan-serangga/

Manfaat Bunga Kenanga untuk Kesehatan

Manfaat Bunga Kenanga (Canangium odoratum, (Lamk.) – Indonesia menjadi salah satu negara yang kaya akan flora dan juga faunanya, baik itu yang asli berasal dari dalam negeri maupun pembudidayaan dari luar, yang pada kenyataannya tanah dan juga iklim disini sangatlah cocok untuk pertumbuhan berbagai macam tumbuhan dan hewan tersebut. Mungkin Anda susah sering kali mengenal atau bahkan melihat bunga bernama kenanga. Bunga yang satu ini tak hanya cantik namun juga memiliki wangi yang begitu eksotis, beberapa orang kerap kali menjadikannya sebagai pewangi bahkan. Bunga kenanga sering kali diidentikkan sebagai bunga untuk taburan di kuburan, namun jangan salah karena kandungan di dalam nya tak hanya dapat memancarkan bau wangi namun juga bagus untuk kesehatan manusia.

Manfaat Bunga Kenanga Sebagai Obat

Bunga Kenanga mengandung beberapa zat yang sangat bermanfaat, diantaranya adalah: flavonoida, saponin, polifenol, dan minyak atsiri. Beberapa bahan penting yang lainnya bahkan bermanfaat sebagai insektisida alami, nah jika diolah dengan benar nyatanya bunga tersebut juga dapat memberikan manfaat lainnya, diantaranya adalah:
Sebagai jamu setelah melahirkan
Beberapa orang khususnya yang tinggal di daerah pedesaan sangat percaya bahwa bunga yang mengeluarkan bau wangi tersebut sangat bermanfaat untuk pengobatan setelah melahirkan. Tentunya tak sekedar memakannya, namun dijadikan sebagai ramuan jamu, diantaranya dengan menambah tanaman kayu rapet, kunyit, patangsih, jalawe dan sebagainya yang kemudian dihaluskan dan direbus.
Untuk obat sesak napas
Penyakit yang satu ini juga dikenal dengan istilah asma, baik itu rang dewasa maupun anak-anak sangat rentan sekali terkena asma, bunga kenanga ternyata juga bermanfaat sebagai obat sesak napas tersebut. Caranya cukup mudah, ambil 3 kuntum bunga kenanga, kemudian seduh menggunakan 1 gelas air, minum secara rutin pada pagi dan sore untuk mengobati masalah sesak napas Anda.
Sebagai obat penyakit malaria
Penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk ini nyatanya tak bisa dianggap sepele, mengingat jika terlambat mendapatkan pertolongan penderitanya bisa mengalami kondisi yang kritis bahkan menyebabkan kematian. Bunga kenanga menjadi salah satu obat manjur untuk mengatasi malaria, caranya mudah dan sama seperti mengobati sesak napas yaitu menyeduh 3 kuntumnya dan minum secara rutin.
Obat untuk bronkhitis
Penyakit yang menyerang bagian bronkus manusia tersebut juga bisa diatasi menggunakan bunga kenanga, caranya dengan mengambil beberapa kuntum kemudian menyeduh menggunakan 1 gelas air, biarkan hingga tinggal setengah gelas dan minum secara teratur pada pagi dan sore hari.
Untuk mengatasi keputihan
Masalah yang sering kali dialami oleh wanita seputar daerah intim ini adalah keputihan, tentunya bukan hanya keputihan biasa. Namun karena infeksi jamur dan juga bakteri, cara mengatasinya cukup mudah, rebus bunga kenanga dicampur dengan kulit buah delima, perbandingannya antara 300 dan 300 gram. Kemudian seduh menggunakan 600 cc air, minum secara teratur.
Mengatasi penyakit kudis
Masalah kulit yang satu ini juga dapat mengenai siapa saja tanpa pandang bulu, cara mengobatinya menggunakan bunga kenanga hanya tinggal menghaluskan beberapa kuntum kemudian oleskan pada bagian yang sakit, lakukan secara teratur untuk hasil yang maksimal. Ramuan ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati panu di kulit.
Nyatanya meskipun sering kali diidentikkan dengan sesuatu yang berbau mistis bunga kenanga memiliki banyak sekali manfaat untuk mengatasi berbagai macam penyakit, istilah lainnya sebagai obat herbal, tak hanya jenis penyakit biasa saja, namun juga penyakit-penyakit berbahaya yang sangat mahal pengobatannya. Jika Anda memiliki keluhan-keluhan tersebut tak ada salahnya mencoba menggunakan bunga kenanga sebagai obatnya.

Senin, 30 Mei 2016

Beragam Manfaat Bunga Melati

Bunga melati yang segar mengandung minyak eterik. Selain itu, bunga melati juga mengandung Benzilic asetat, linalcohol, alkohol Benzilic, indol dan Jasmon. Semua zat ini memberikan sifat afrodisiak melati. Di antara sifat-sifat lain dari bunga melati adalah: perbaikan pencernaan, adjuvant dalam racun eliminasi dan longgar berat. Bunga melati juga membantu percepatan metabolisme, meningkatkan sirkulasi darah dan umumnya dikenal efek afrodisiak.

Tentunya, itu bukan salah satu afrodisiak paling kuat, namun teh melati membantu organisme bersantai dan mendapatkan kembali kekuatannya dalam stres atau fisik dan psikis periode lembur. 

Teh Melati
Bunga melati dikenal juga untuk konsumsi teh, peradaban Cina minum teh melati selama musim semi dan musim panas serta di musim gugur dan terutama di musim dingin. Kebiasaan minum teh ini muncul di utara dan utara-timur wilayah China. 

Beberapa manfaat teh melati:
  1. Meringankan Stress:
    Teh dengan aroma melati sangat bermanfaat untuk menghilangkan stres. Ini membantu mengurangi kecemasan dan ketegangan. Hal ini juga dapat mengurangi gejala nyeri, sakit kepala dan nyeri otot. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa aroma melati dapat menurunkan denyut jantung dan menghasilkan menenangkan, efek tenang pada indera.
  2. Menurunkan Kemungkinan Kanker
  3. Teh Jasmine tinggi dalam antioksidan, dan memerangi radikal bebas yang terbentuk dalam tubuh. Radikal bebas berbahaya dengan cara manusia, dan dapat mempercepat proses penuaan. Radikal bebas juga telah terbukti memiliki hubungan dengan perkembangan kanker dalam tubuh. Dengan mengurangi radikal bebas dalam tubuh, secara efektif menurunkan kemungkinan terkena kanker. Antioksidan juga memainkan peran berharga dalam memperlambat proses penuaan.
  4. Mengurangi Kolesterol
    Teh Jasmine telah terbukti mengurangi akumulasi kolesterol dan lemak sehat dalam tubuh kita. Hal ini juga mencegah pembentukan kolesterol jahat. Hal ini akan mengurangi kemungkinan penyakit jantung dan stroke.
  5. Mengurangi Berat Badan
    Beberapa studi telah menunjukkan hubungan antara konsumsi teh melati dan pengurangan sel-sel lemak dalam tubuh. Hal ini dapat membantu orang dalam mencapai tujuan penurunan berat badan mereka lebih cepat. Selain itu, teh melati membantu menjaga berat badan, jika disertai dengan diet yang tepat.
  6. Mengurangi Kemungkinan Pilek dan Flu
    Teh Jasmine memiliki beberapa sifat antivirus dan antibakteri yang membantu dalam pencegahan pilek dan influenza. Hal ini secara luas diyakini bahwa berkumur dengan teh melati dapat mencegah penyakit. Konsumsi teh melati juga dapat mengakibatkan pemulihan lebih awal dari penyakit tersebut.
  7. Anti Bakteri
    Selain dapat memerangi bakteri, teh melati bermanfaat untuk pembentukan bakteri baik yang membantu tubuh kita dalam beberapa tugas penting seperti pencernaan. Karena itu, teh melati meningkatkan kekuatan usus dan juga membantu dalam pencegahan penyakit seperti diare, penyakit lambung, kolera dan bisul.
  8. Mengatur Sirkulasi
    Teh melati yang bermanfaat bagi peningkatan sirkulasi darah. Hal demikian membantu mencegah beberapa kondisi seperti gumpalan darah, blok arteri, kerusakan otak, trombosis, tekanan darah tinggi dan stroke.
  9. Mengatur Produksi Insulin
    Mengkonsumsi teh melati dipercaya untuk mengurangi kemungkinan terkena diabetes. Ini mengatur kadar gula dan pembentukan insulin dalam tubuh. Teh Jasmine juga mungkin bermanfaat dalam mengurangi kadar gula darah pada penderita
  10. Semoga artikel Manfaat Bunga Melati ini bermanfaat untuk anda dan keluarga anda.
http://www.1000macammanfaat.com/2014/07/manfaat-bunga-melati.html